Mulai
11 Januari 2014, siswa SMP N 4 Pakem, khususnya Matematika setiap malam
minggu atau malam liburan, selalu memberikan tugas. Didasari kenyataan bahwa libur
sekolah akhir semester 1 tahun pelajaran 2013/2014 dimana sekolah tidak
mengadakan kegiatan Fokus UN, dan minimnya tugas yang diberikan menyebabkan berkembang
paradigma sesat yakni LIBUR SEKOLAH YA
LIBUR BELAJAR, itulah yang menyebabkan kemampuan menyelesaikan soal UN sebelum
dan sesudah libur turun sebanyak 12 soal (secara rata-rata). Bagi guru ini
adalah sinyal malapetaka yang harus disiapkan penangkalnya.
Pemberian tugas setiap malam minggu/libur
adalah upaya mengembalikan kemampuan
menyelesaikan soal UN bagi siswa dan meluruskan paradigma libur, yakni LIBUR
SEKOLAH BUKAN LIBUR BELAJAR.
Terusiknya zona nyaman siswa menjadikan tugas seolah sebagai
beban, rutinnya tugas dan prosedur pengumpulannya seolah menjadikan tugas sebagai kwajiban. Namun seringan
apapun tugas akan terasa berat kalau dipandang sebagai BEBAN. Dan sejarang/semudah apapun itu tugas kalau dipandang sebagai kwajiban maka penunaian hanya sekedar untuk menggugurkan kwajiban. Jauh dari hikmah dan manfaat. Bagaimana
seharusnya?
Seharusnya tugas adalah hadiah dan kebutuhan. Hadiah karena setelah 6 hari belajar dengan pengawasan ketat sekarang dalam pengerjaan tugas diberi kelonggaran. Hadiah karena orang yang punya keinginan sukses selalu aktif mencari kegiatan positif. Mengerjakan tugas adalah kegiatan positif yang disediakan sehingga yidak perlu mencari kemana-mana.
Tugas sebagai kebutuhan. Hidup sukses adalah HARUS, jalan menuju sukses harus ditempuh. Setiap perjalanan membutuhkan bekal. Tugas adalah pemenuhan kebutuhan bekal perjalanan untuk SUKSES UN. Siapa yang butuh SUKSES maka dia akan membutuhkan tugas sebagai bekalnya: LEBIH BAIK MANDI KERINGAT DI MEDAN LATIHAN DARI PADA MANDI AIR MATA KESEDIHAN DI PENGUMUMAN UN 2014.
Seharusnya tugas adalah hadiah dan kebutuhan. Hadiah karena setelah 6 hari belajar dengan pengawasan ketat sekarang dalam pengerjaan tugas diberi kelonggaran. Hadiah karena orang yang punya keinginan sukses selalu aktif mencari kegiatan positif. Mengerjakan tugas adalah kegiatan positif yang disediakan sehingga yidak perlu mencari kemana-mana.
Tugas sebagai kebutuhan. Hidup sukses adalah HARUS, jalan menuju sukses harus ditempuh. Setiap perjalanan membutuhkan bekal. Tugas adalah pemenuhan kebutuhan bekal perjalanan untuk SUKSES UN. Siapa yang butuh SUKSES maka dia akan membutuhkan tugas sebagai bekalnya: LEBIH BAIK MANDI KERINGAT DI MEDAN LATIHAN DARI PADA MANDI AIR MATA KESEDIHAN DI PENGUMUMAN UN 2014.
PENGUMUMAN PENTING
Tanggal 19-20 Februari 2014 ada TPM LHO.
Jika Matematika mendapat 10, maka tugas malam minggu untuk tanggal 22
Februari, 1,8,11 Maret 2014 cukup dikerjakan pakai LEMBAR JAWAB Online saja.